Latar Belakang Makam di Madiun Warna-warni

Satu makam di Madiun tiba-tiba trending sebab nisannya dicat warna-wani. Rupanya, ini faktor di baliknya.
Makam Umum Dukuh Nguwot, Kelurahan Tawangrejo Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun berubah menjadi percakapan sebab penuh warna warni. Masyarakat menyulap satu makam yang dahulunya horor serta berlangganan banjir berubah menjadi penuh warna-warni itu mulai sejak tiga bulan paling akhir.

“Ini udah mulai sejak Maret dijalankan pengecatan oleh masyarakat gotong royong. Alhamdulillah ini dahulunya memang berkesan horor gelap serta berlangganan banjir saat ini berganti indah dengan warna warni makamnya,” jelas Gunawan (66), Penasehat Pengurus makam Dukuh Nguwot Kelurahan Tawangrejo, terhadap detikcom di penguburan, Sabtu (27/6/2020).

Mula-mula dijalankan pengecatan Makan Umum Dukuh Nguwot, kata Gunawan ialah terdorong tersedianya lomba kebersihan lingkungan pada tingkat kecamatan Manguharjo. Waktu itu pada 23 Maret 2020 club penilai memberikannya juara pertama ke makam warna warni itu.

“Ini kita gotong royong dengan masyarakat untuk pengecatan pada Maret sebab ada lomba kebersihan lingkungan tingkat kecamatan juara pertama. Tidak hanya itu maksud kita pula biar tak berkesan horor” tukasnya.

Untuk dapat tampil modis, mahasiswi ini nekat berubah menjadi pembobol ATM. Dia berkomplot dengan dua pria yang lain yang saat ini juga dibekuk.Makam ini tengah trending serta mengundang perhatian (Sugeng Harianto/detikcom)
Gunawan menyampaikan, perlombaan yang menang pada tingkat kecamatan itu, bersambung wakili lomba pada tingkat kota Madiun pada April 2020 serta kembali lagi menggapai juara pertama. Buah pikiran makam warna-warni ini, semua dari masyarakat yang semangat untuk menang dalam lomba biar dukuhnya maju.

Artikel Terkait :cat tembok

“Kita tak menerka kalaupun bisa juara satu tingkat kota Madiun, lomba kebersihan makam, mulai Maret 2020 tingkat Kecamatan penilaian tanggal 23 menang juara pertama. Lantas wakili Kecamatan perlombaan tingkat Kota Madiun pada 22 April alhamdulillah juara pertama lagi,” ujarnya.

Gunawan menyampaikan, waktu itu lomba kebersihan lingkungan makam di pergerakan oleh Dinas Perumahan serta Wilayah Pemukiman (Perkim) kota Madiun. “Dahulu Dinas Perkim yang mencanangkan lomba kebersihan makam. Semua buah pikiran masyarakat sendiri serta cost pula swadaya orang,” papar Gunawan.

READ  Harga Paving Block di Pasaran Tetap Stabil diTengah Pandemi Corona

Gunawan mengimbuhkan, memang warna indah makan pada waktu bulan Maret saat lalu. Masyarakat tak menerka baru trending sekarang yang meski sebenarnya warna cat udah mulai sirna.

“Ini meski sebenarnya indahnya saat waktu baru di cat dahulu serta ini udah sirna. Tak berapa ini,” pungkasnya.

Di tempat makam seluas 1500 mtr. persegi berpagar tembok keliling setinggi kurang lebih dua mtr.. Pada dinding tembok pula nampak di hias cat bergambar beragam bunga warna warni.

Di sisi tepi kiri dari gerbang pokok ada juga jalan paving dengan lebar kurang lebih dua mtr. berwarna merah. Ditengah-tengah makam ada juga gazebo dalam sebuah makam nampak warna merah gentingnya.